
Selamat menikmati puisi di bawah ini:
"Terbuai Rindu
(karya :Anggito Budiman)
Guratan awan hitam mengabu
Desing angin tanda tak menentu
Terbang Bersama kenangan kelabu
Memaksa hati untuk berhenti, mencintaimu
Denting waktu terus berbunyi
Derap kaki kian terhenti
Relung hati yang tertusuk belati
Kian lama, tak kunjung terobati
Sepasang mata membuat terpana
Sepercik kasih terbesit sanubari
Buaian manis mendesik kalbu
Terselubung, dalam niat tersirat
Terjerat, dalam cinta sesaat
Seribu purnama ku mengutuk diri
Menatap langit dengan pucat pasi
Mengurai janji yang tak kunjung ditepati
Mengobati luka seorang diri
Di tempat ini, ku menanti kau kembali
Kini…………
Jalan pulangku mulai menghitam
Gelap remang dinaungi pengkhianatan
Romansa kerinduan meratap suram
Menusuk perasaan yang terlalu dalam
Menunggu, tanpa ada kepastian
Kemana lagi kau akan pergi
Melepas senja memutar Mentari
Menutup mata nan terus bermimpi
Memuja cinta palsu terbalut haus duniawi
Ingatlah, masih ada aku disini
Menunggu, hingga dinda kan pergi
Darinya……
Yang tak pernah menaruh hati
Bersamaku, kau takkan kusakiti
Menghapus kenangan lama yang tak kunjung bersemi
Terbang bersama, menjemput musim semi
Merajut cinta, memulai kembali
Menyeka air mata yang telah membasahi pipi
Membelai emosi, menyabut datangnya pagi
"
EmoticonEmoticon
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.